Puasa merupakan kegiatan wajib bagi umat Islam yang biasa dilaksanakan saat bulan Ramadhan. Selain itu terdapat juga puasa Sunnah, Nazar, Kifarat dan Qadha Ramadhan. Harapan setiap orang adalah bisa menjalankan puasa dengan penuh. Agar bisa berpuasa dengan lancar, ketahui lima penyebab batalnya puasa di bawah ini:
1. Datang Bulan
Hal yang menjadi penyebab batalnya puasa bagi kaum wanita adalah datang bulan. Bagi wanita yang sedang datang bulan bukan hanya tidak boleh menjalankan puasa, tapi juga tidak boleh menjalankan sholat. Hal ini dikarenakan datang bulan dianggap membuat wanita tidak dalam keadaan bersih untuk beribadah.
Jadi bagi yang sedang datang bulan dilarang untuk menjalankan ibadah puasa dan juga sholat. Jika ada seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa dan secara mendadak datang bulan, maka puasanya dianggap tidak sah. Perlu diingat puasa yang dibatalkan ini harus mengganti hari puasanya di hari lain.
2. Makan dan Minum
Hal utama yang tidak boleh dilakukan saat berpuasa adalah makan dan minum, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Mungkin di awal bulan suci Ramadhan, beberapa orang masih lupa dengan ibadah puasa. Akibatnya orang jadi lupa dengan puasa dan secara tidak sengaja makan dan minum di luar jam buka.
Jika terjadi hal demikian, maka puasa dianggap batal dan tidak sah. Makan dan minum secara sengaja saja bisa membatalkan puasa, maka makan dan minum dengan sengaja juga bisa membatalkan puasa. Namun jika hanya menelan air ludah saja, maka puasa tetap dianggap sah.
3. Muntah
Selain memasukkan makanan atau minuman ke dalam tubuh, mengeluarkan makanan atau minuman melalui muntah juga bisa membatalkan puasa. Namun puasa dianggap batal jika muntah dilakukan secara sengaja. Misalnya seseorang sengaja memasukkan jari ke tenggorokan dan ingin memuntahkan makanan sebelumnya, maka puasa yang telah dijalankan dianggap batal.
Hal ini dikarenakan muntah makanan bisa menyebabkan makanan tertelan lewat tenggorokan, sehingga puasa dianggap tidak sah lagi. Namun jika muntah keluar secara tidak sengaja, misalnya karena sakit, mabuk darat, hamil dan lainnya, maka puasa masih sah.
4. Berhubungan Seksual
Bagi yang sudah menikah, berhubungan seksual sering dianggap sebagai ibadah yang sah. Namun jika hubungan seksual dilakukan di saat berpuasa, maka bisa membuat puasa jadi batal. Jadi bagi yang sudah menikah, disarankan untuk tidak berhubungan seksual di siang hari saat berpuasa, cukup kontak fisik biasa saja.
Hal ini dikarenakan, berhubungan seksual secara sengaja tentu akan menyebabkan laki-laki mengeluarkan air mani. Bahkan jika tidak berhubungan seksual, tapi laki-laki mengeluarkan air mani tetap bisa membatalkan puasa. Kecuali jika seseorang mengeluarkan air mani secara tidak sengaja misalnya karena mimpi basah.
5. Sakit
Beberapa orang mungkin bertanya-tanya apakah sakit tetap wajib menjalankan puasa. Dalam ajaran agama Islam, orang sakit memang tidak diwajibkan untuk melanjutkan puasa. Jika hanya sakit ringan maka orang tersebut bisa tetap menjalankan puasa. Namun jika sudah sakit berat, maka diperbolehkan untuk tidak melanjutkan ibadah puasa.
Karena ada beberapa orang sakit yang harus rutin mengkonsumsi obat dalam beberapa waktu, jadi diperbolehkan untuk puasa. Bahkan jika hanya disuntik saja bisa dianggap membatalkan puasa. Jadi bagi yang sedang sakit, terutama sakit berat, tidak perlu berpuasa. Namun perlu diingat puasa tersebut bisa digantikan dengan hari lainnya saat sedang sehat.
Itulah lima penyebab batalnya puasa yang harus diketahui oleh setiap umat Islam. Batalnya puasa ini dianggap wajar, tapi sebisa mungkin hindarilah hal-hal yang bisa menyebabkan puasa batal. Jika secara tidak sengaja puasa batal, cobalah bayar hutang puasa di hari lainnya.







Tinggalkan komentar