azzahra-algontory.ponpes.id – Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan banyak berkah. Namun, tentunya tidak semua orang bisa berpuasa. Pada akhirnya cara bayar fidyah puasa Ramadhan adalah solusi bagi seseorang yang tidak dapat melaksanakan puasa dibulan Ramadhan.
Bagi seseorang yang tidak dapat mengganti puasa Ramadhan dengan puasa dilain hari setelah bulan Ramadhan maka, fidyah adalah denda yang dapat dijadikan solusi. Namun, bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk membayarkan fidyah puasa Ramadhan? Simak ulasannya berikut!
Hukum Membayar Fidyah
Pada dasarnya Islam memang memberikan kemudahan bagi setiap umat Muslim saat tidak mampu menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Allah memberikan keringanan kepada umat Muslim untuk dapat mengganti puasa di bulan Ramadhan dengan membayarkan fidyah.
Seseorang yang diperbolehkan dalam membayarkan fidyah ini diantaranya adalah orang yang sakit parah, orang tua yang sudah begitu renta atau pun ibu hamil dan menyusui yang tidak memungkinkan berpuasa. Hukum dari membayarkan fidyah ini juga menjadi wajib dilakukan untuk seorang Muslim yang tidak mampu mengganti puasa Ramadhan di hari yang lain.
Fidyah yang dibayarkan ini nantinya akan diberikan kepada fakir miskin yang membutuhkan makanan. Menilik dari aturannya, fidyah dapat dibayarkan dalam bentuk makanan pokok sesuai dengan aturan yang diperbolehkan. Namun, beberapa ulama pun juga menetapkan bahkan nominal uang juga diperbolehkan.
Selain aturan tentang apa yang boleh difidyahkan, Islam pun juga memberikan aturan kapan waktu yang tepat dalam membayarkan fidyah. Tentunya hal ini menjadi suatu informasi penting yang pada dasarnya harus diketahui oleh umat Muslim.
Cara Membayarkan Fidyah
Cara bayar fidyah puasa Ramadhan sendiri tentunya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan dan sesuka hati. Ada aturan dan waktu yang telah ditentukan oleh para ulama sesuai dengan Hadist dan aturan dalam Islam. Nah, untuk mengetahui bagaimana aturan yang telah diberlakukan untuk membayar fidyah maka, mari simak ulasan di bawah ini!
1. Membayar Fidyah Menggunakan Uang
Pada dasarnya para ulama telah sepakat bahwa makanan pokok adalah cara membayar fidyah yang tepat. Namun, sebagian ulama pula berpendapat bahwa membayar fidyah menggunakan nominal uang juga diperbolehkan.
Aturan ini diperbolehkan asalkan dalam pembayaran fidyah dilakukan sesuai dengan nominal harga makanan yang ditentukan. Menilik dari sini menurut Hanafiyah nominal ini harus disamakan dengan harga kurma, jemawut ataupun anggur seberat 3,25 ataupun 3,38 kg. Nantinya nilai ini akan berlaku kelipatan setara hari puasa yang ditinggalkan.
2. Membayarkan Fidyah dalam Satu Hari Sebanyak Puasa yang Ditinggal
Membayarkan fidyah juga dapat dilakukan dalam satu kali pembayaran. Hal ini berarti seseorang akan membayarkan fidyah sebanyak puasa yang ditinggalkan dalam satu hari saja. Nantinya fidyah yang dibayarkan tersebut akan diberikan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan pokok.
Jumlah dari makanan yang dibagikan haruslah sama dengan jumlah puasa yang ditinggalkan. Misalkan saja puasa yang ditinggalkan adalah 20 hari maka, fidyah yang harus diberikan adalah 20 porsi kepada 20 fakir miskin.
3. Membayar Fidyah Saat Bulan Ramadhan
Fidyah pun pada dasarnya juga boleh dibayarkan pada saat bulan Ramadhan masih berlangsung. Aturan untuk memberikannya adalah pada saat setelah terbit fajar di keesokan harinya setelah puasa ditinggalkan pada hari sebelumnya.
Nantinya fidyah tersebut haruslah diberikan kepada fakir miskin dalam jumlah yang sama seperti puasa yang ditinggalkan. Tentunya jumlah dari fidyah yang diberikan ini haruslah sama dengan jumlah puasa yang ditinggalkan.
4. Membayar Fidyah Setelah Bulan Ramadhan
Membayarkan fidyah setelah bulan Ramadhan juga menjadi satu kemudahan yang Allah berikan kepada umatnya. Seseorang dapat membayarkan fidyah sebanyak puasa yang ditinggalkan dalam satu hari itu saja.
Membayarkan fidyah secara bertahap pun juga diperbolehkan dalam Islam. Nantinya pembayaran fidyah ini dapat dilakukan setelah bulan Ramadhan selesai dan tidak harus saat hari lebaran berlangsung. Batas pembayaran fidyah ini dapat dilakukan sebelum bulan Ramadhan berikutnya datang.
Nah, itulah tadi sekilas tentang fidyah dan cara bayar fidyah puasa Ramadhan yang bisa dilakukan dengan mudah berdasarkan aturan waktu yang telah ditentukan. Bila melihat dari informasi tersebut diatas maka, dapat disimpulkan bahwa Islam selalu memberikan kemudahan bagi Muslim yang taat.







Tinggalkan komentar